Dibuka Kesempatan Untuk Bekerja Di Negara Taiwan Pada Sektor Formal/Pabrik Untuk Beberapa Perusahaan Dibawah Ini :
1. Pabrik Plastik (Pria)
2. Pabrik Pipa Besi (Pria)
3. Pabrik Marmer (Pria)
4. Pabrik Kapal Pesiar (Pria)
5. Pabrik Sparepart Mobil (Wanita)
6. Pabrik Pendingin Makanan (Wanita)
7. Welder/Tukang Las (Pria, Bersertifikat)
Persyaratan :
- Pria/Wanita 21-30 Tahun
- Ijazah Asli Minimal SMP
- Tb/Bb Min 165cm/56kg (Pria) , 155cm/50kg (Wanita), Atau Menurut Kebutuhan
- Tidak Memiliki Tato
- KTP,KK,Akta Lahir,Ijazah,SKCK Polda,Surat Izin Orang Tua/Suami/Istri Bermeterai Cap Kelurahan Setempat (Semua Dokumen Asli Kecuali KK Bisa Fotocopy Legalisir)
- Fit Medical Check Up
Gaji Pokok : NT 17.280 (+/- Rp 5 Juta), Belum Termasuk Lembur
Gaji+Lembur : +/- Rp 7-9 Juta
Fasilitas : Mess, Catering 3X, Asuransi Kesehatan
Kontrak : 2 Tahun (Apabila Bagus, Bisa Diperpanjang Menjadi 3 Tahun)
Proses : Pendaftaran > Medical > Paspor > Data Sending> Calling Visa > Visa > PAP + Training > Pemberangkatan
Proses pendaftaran s/d pemberangkatan +/- 1-3 bulan.
Biaya Pemberangkatan:
- Cash : 38 Juta - 40 Juta (Tergantung Pabrik)
- Credit : 25,75 Juta Dilunasi Sebelum Berangkat, Kekurangan Biaya Diangsur Setelah Bekerja Dengan Potong Gaji Selama 12 Bulan (Harus Ada Jaminan Sertifikat Tanah Atau rumah)
Perincian Biaya :
I. Rp 250.000 untuk administrasi pendaftaran
II. Rp 500.000 biaya medical check up
III. Rp. 5.000.000 dibayarkan apabila fit medical check up (untuk proses paspor + visa + DP).
IV. Sisa biaya Rp. 20.000.000 dilunasi setelah visa turun.
Informasi Pendaftaran Seleksi Hubungi :
Sdr. Noer Gumilang
Telp : (0274) 218 6349 / 0888-692-2925
Minggu, 10 Oktober 2010
TKI Hong Kong Jadi Pengusaha

Sabtu (29/05) kemarin, dalam Program siaran Home Village RRI, sejumlah TKI Hong Kong membagi pengalamannya saat bekeja di Hong Kong. Dialog tersebut juga disiarkan melalui Pro 3 RRI Fm.
Salah satu TKI tersebut adalah Uliya, TKI asal Banyuwangi ini sudah bekerja di Hong Kong sejak tahun 2003. Selama bekerja dia menyisihkan penghasilannya untuk membeli tanah dan rumah di kampung halamannya sebagai investasi masa depannya.
Lain lagi dengan Lisa, TKI asal Lampung ini bekerja di Hong Kong selama 15 tahun. Dia juga sudah menemukan jodohnya di Hong Kong pada tahun keempat setelah dia berada di Hong Kong. Berkat kegigihannya tersebut saat ini dia duah menjadi pengusaha di Hong Kong. Lisa pulang ke kampung halamannya dua tahun sekali.
Lisa menceritakan bahwa dirinya bersama teman-temannya yang juga sesama TKI di Hong Kong bergabung dalam organisasi Dompet Duafa Hong Kong. Tujuannya adalah membantu meringankan TKI yang kurang beruntung dan mendapat kesulitan saat bekerja di Hong Kong.
Langganan:
Komentar (Atom)